Minggu, 20 Mei 2012

FF : Late


LATE!
Hallo kembali dengan penulis amatiraaaan Zlfah hehe,kembali dengan FF saya yang kadang nggak jelas,kali ini saya membawakan cerita berjudul Late yah temanya sih tentang cowok yang terlambat ‘nembak’ cewek yang di sukaiinya,terinspirasi dari lagu Adera ~ Terlambat cekidoth!

Karel menatap lurus ke arah kerumunan anak-anak OSIS yang sedang berbaris,tetapi matanya hanya tertuju pada 1 perempuan yang mempimpin barisan itu.

"Manis banget sih",desis Karel tanpa sadar,tanpa mengalihkan matanya dari perempuan tersebut.

Perempuan yang di perhatikan seorang Karel ialah Wakil Ketua OSIS,namanya Cinta..
Wajahnya semanis namanya,tetapi tidak dengan sifatnya,Cinta anak yang tomboy, tidak suka meminta bantuan orang lain,keras kepala.

Wajah Cinta berpaling ke arah Karel,sehingga mata keduanya bertemu,mata Karel seperti maghnet yang menepel pada ujung besi,tidak bisa di lepas! Tetapi tidak dengan Cinta ia kembali pada tugasnya,tidak menghiraukan Karel,yang memandangnya penuh harap,"ya nasib gue ini mah http://static.ak.fbcdn.net/images/blank.gif",Karel meratapi nasibnya yang tidak berani mengungkapkan perasaannya.

"Makanya jadi cowok gantel napa Rel?",sebuah suara berat ikut nimbrung,dirasakan Karel orang yang menanyambung ucapannya itu ikut duduk di sebelahnya.
"Apaan sih Rel,cuma Cinta Rel,masa lo nggak berani",orang itu meninju pelan bahu Karel.

Karel agak sebal dengan tingkah laku temannnya di sebelahnya,tanpa menghintung mundur sebuah jitakan mendarat mulus di kepala orang itu."Ahhh apaan sih BD?! Diem dikit bisa? Berisik tauk!",ujar Karel kepada temannya yang bernama BD
BD meringis memegangi kepalanya yang di jitak Karel."Hehe abisan lo cemen banget sih http://static.ak.fbcdn.net/images/blank.giftinggal bilang.",BD merubah posisinya menjadi ia berlutut di hadapan Karel lalu memegang tangan Karel dengan mesra *bisadibayangin?* "oh Cinta maukah kau menjadi kekasihku",ujar BD dengan kedipan mata genit,Karel melongo lalu melempar BD *jiahlempar* "jijik tau nggak?! Jijik!!!",Karel berteriak di hadapan BD lalu pergi.

Yang di teriakin hanya memasang wajah Innocent,"lah emang gue salah?",BD bangkit berdiri lalu ia berteriak."MASSS KAREL TUNGGUUUUUUU EIKEEEE LAAAAAAHHHHH"
Karel lalu berbalik arah dan melempar sepatunya dan strike mulus ke kepala BD.



***


Jam dinding bergambar lambang Manchaster United menunjukkan pukul 24.00 WIB
Seorang remaja duduk termenung menatap lurus kedepan,di kepalanya sedang terjadi adu batin*jeh-_-*.Siapa lagi kalau bukan KAREL SUSANTEO
"Ah masa iya sih gue nggak berani buat nembak Cinta? Just Cinta karel,not more",gumam Karel dengan kegalaun yang makin membuatnya labil http://static.ak.fbcdn.net/images/blank.gif
Karel menjetikkan jarinya tanda ia mendapatkan ide yang brilliant."Ahaha besok gue tanya si BD aja haha,you smart boy Karel",Karel terkekeh sendiri seperti orang gila.



***


Pagi ini Karel berangkat dengan penuh semangat,sejuta kata indah yang telah di rangkainya tadi malam hingga ia tertidur jam 04.00 pagi sudah siap ia keluarkan di depan Cinta,dan tidak jadi meminta bantuan BD *ha-ha*

Dengan senyum mengembang lebar Karel memasuki gerbang,tetapi eh tetapi,di koridor kelas XI sungguhi dipadati orang banyak."Ah paling tentang MU kalah dari Chealsea",pikir Karel
Selagi Karel berfikir kenapa MU bisa kalah dari Chealsea dan kenapa orang-orang membi carakannya,BD muncul dengan langkah tergesa-gesa.

"Rel,Karel ada berita heboh!",BD ngos-ngosan karena kelas mereka di lantai 3
"Kenapa-kenapa?",tanya Karel
"I-itu lo tau kak Bisma anak XII-Bahasa 2?",BD
"Taulah secara dia populer banget!",tandas Karel sambil memikirkan,'ah pasti Ka Bisma lagi mikirin kenapa MU bisa kalah sama Chealsea'
"It-itu dia ma-mau Nembak CINTA!",ujar BD dengan teriakan yang di pendamnya dari lubuk hati yang paling dalam,dengan segenap kekuatan bintang dan bulan *oposeh*
Karel melongo,tas yang di tentengnya sedari tadi tiba-tiba jatuh."Serius lo?",tanya Karel nggak percaya
"Iya coba lo liat deh",BD menarik Karel ke arah kerumunan orang tadi yang di kira Karel membahas tentang bola tadi malam
"Nah tu Ka Bisma",tunjuk BD ke cowok yang berlutut di hadapan Cinta.
Karel tidak ingin berlama-lama di situ ia segera pergi kekelas dengan hati yang hancur berkeping-keping *lebay*


BD cengo di kerumunan orang yang menonton pertujukkan tadi mencari bayangan Karel."Lah Karel ilang pasti di kelas",BD segera pergi dari kerumunan tersebut

"Rel lo gak apa-apa?",tanya BD
"Iya gue nggak apa-apa,just Cinta masih banyak yang lain",ujar Karel memperlihatkan cengiran lemahnya
BD hanya dapat cengengesan.



***


Di pinggiran,(tepatnya koridor kelas XI) terlihat Karel sedang memegang gitar (dapat di ruang kesenian xixi)

Dengan memperhatikan penempatan kunci dan posisi Karel mulai memetik senar gitar,jari tangannya menari-nari lincah di atas senar gita,ia mulai membuka mulutnya untuk bernyanyi ..


andai saja waktu itu tak ku tunda
tuk ungkapkan isi hati kepadanya
mungkin dia jadi milikku, bahagiakan hariku
oh tetapi kenyataan tak begitu
di saat ku mencoba merajut kata
dan berharap semua jadi sempurna
tiba-tiba ada yang lain yang mencuri hatinya
hilang sudah kesempatanku dengannya


Karel berhenti sejenak untuk mengambil nafas,dadanya terasa sesak akibat kejadian hari ini,ia mulai melanjutkan nyanyiannya.


Terlambat sudah semua kali ini
yang ku inginkan tak lagi sendiri
bila esok mentari sudah berganti
kesempatan itu terbuka kembali
akan ku coba lagi
cukup sudah kesalahan kali ini
jangan sampai semua terulang kembali
keraguan dalam hatiku harus ku buang jauh
bila ingin mendapatkan yang terbaik
terlambat sudah semua kali ini
yang ku inginkan tak lagi sendiri
bila esok mentari sudah berganti
kesempatan itu terbuka kembali
akan ku coba lagi
pengalaman pahit yang ku jadikan pelajaran
dalam hidup yang tak akan terlupakan (terlupakan)
oh jangan menunda sesuatu untuk dikerjakan
jangan tunda jangan tunda
terlambat sudah semua kali ini
yang ku inginkan tak lagi sendiri
bila esok mentari sudah berganti
kesempatan itu terbuka kembali
terlambat sudah semua kali ini
yang ku inginkan tak lagi sendiri
bila esok mentari sudah berganti
kesempatan itu terbuka kembali
akan ku coba lagi hooo akan ku coba lagi


Jreeng-jreeng,intro terakhir untuk pemetikan senar gitar yang di petik Karel,di dongakkan kepalanya.
Dan seketika

Dan sektika tepuk tangan membahana di sepanjang koridor kelas XI,sebagian meneriakkan (terutama perempuan)

"Aaa Karelll kerennnnnnnnn"
"Aaa karrellllll"
Dan teriakkan lain yang membuat Karel cengo.

"Hiuuuu Karell kerennnnn",ini BD
BD lalu menghampiri Karel setengah berlari,lalu duduk di samping Karel dan berbisik,"keren lo Rel,mantap banget daahhh",BD menepuk-nepuk pundak Karel
"Haha thanks BD",ujar Karel merangkul sahabat karibnya itu.
Dan semuanya serempak berteriak."PRAY FOR KAREL!!"
BD dan Karel hanya terkekeh




END~
Follow   :               @zlfaahslaa

Jumat, 03 Februari 2012

Valeeeeeen i love uuuuu

hai hai,saya kembali dengan cerpen-cerpen saya,kali khusus hari valentine,semoga kalian sukaaa

Cekiddoooothhhhhh
.
.
.
.
.

'Gedbak gedebukk bruuuuuukkk"
"Aleeee kamuuuu kenapaaaaaaa?",tanya Mama
"Nggak apa-apa maaah,tadii ada insiden keciiillll",teriak ku
"Ya allah kok gue terlambat mulu yak?",gumamku dalam hati.
Setelah dia mandi,berganti pakaian seragam aku pun segera turun ke ruang makan.
"Alee makan dulu giihh",perintah Mama
"Nggak Mah Ale udah telat bangeet.....",ujarku lalu pergi bergegas keluar.

----> at Valentine's school...

"Pak..pak bukaiin pintu dong paaak pintunyaa,please paaak,pleassee",pinta ku
"Aduh non Valentine,udah berapa kali sih telatnya? Masa tiap hari saya harus bukaiin pintu untuk non?",ujar Pak satpam
"Ayolaaaaaah pak kali ini ajjjaaaa deh,saya janjiiiii",ujarku
"Kali ini loh ya non?",ujar pak Satpam
"Iya deh iya makasih ya paaak",ujarku lalu bergegas ke kelasnya..

----> at Valentine's Class

Ketika sudah sampai kelas,Bu Kirana sudah memasuki kelas,dan sialnya beliau sedang men-absen para siswa..
"alvaro maldini siregar",panggil bu Kiranan."bastian bintang simbolon"."teuku ryzki"."Iqbaal dhiafkhri ramadhan"."Valentine Crisandraaa?",bu Kiran memanggil Valentine.
"Mampus gue!",ujarku menepuk dahi
"Itu buuuu,di luaaaaar",sahut Iqbaal
"Mampus gue",ujarku lagi sambil menepuk dahiku
"Valentine Crisandra,ayo masuk",perintah Bu Kirana
"I..iya bu",sahutku tergugup.
"Bisa ceritakan kenapa kamu terlambat?",tanya Bu Kirana
"Sa.saya kesiangan bu",jawabku
"Okay! Sekarang kamu duduk kali ini saya maafkan..",ujar Bu kirana,aku pun tersenyum dan berterimakasih pada Bu kirana.

***
"Aleee lo di panggil guru BP nohhh",ujar Aldi tiba-tiba
"Ha? Seriusan lo?",jawabku tidak percaya
"Iya beneraan deeeh",sahut babas
Aku memandang kedua orang itu dengan raut tidak percaya.
Akhirnya ku putuskan untuk menemui guru BP,dan benar saja aku di bohongin dasar,kunyuk-kunyuk kurang ajar!!
"Eh lo boong ya!!",bentakku pada Aldi dan Babas
"Loh kita bedua nggk boong kali lee..",jawab Aldi enteng
"Bp itu singkatan dari Bale Panggilaaaan",sambung Babas
"Konyol lo berdua,lo berdua tadi bilang gue di panggil guru BP",ujar masih setengah membentak
"Cepetan daaaaah lo pergi,kan lo di panggil bale terciteeeee",Kiki mengejek
"Awas ya lo-lo pada bohongan gue,jaga-jaga aja lo",ancamku pada Kiki,Aldi dan Babas lalu pergi meninggalkan mereka bertiga.

***
Kan benar saja aku di bohongi oleh merekaa dasar kurang ajar tu!
Mereka ber-4 itu sering banget ke jailin aku,terutama si Iqbaal,tiada hari tanpa berantem.
Dan detik ini aku pun aku di kerjaiin lagi,apa namanya kalau kurang di ajar sih!

"Heh lo,boong mulu kaan,kenapa sih lo harus ngerjaiin gue mulu!",bentakku pada mereka ber-4
Mereka ber-4 hanya diam,dengan tatapan mengejek.
"Bercanda lo kelewatan! Semua orang punya batas kesabaran! Gue BENCI sama lo",ujarku,lalu pergi meninggalkan mereka ber-4

***

Semenjak kejadian itu gangguan terhadapku berkurang,mereka sudah sangaat jarang menjahiliku.
Oh ya hari ini hari Valentine ya? Hari ini juga hari ulang tahunku.Aku berharap mendapatkan sesuatu ya istimewa,amiiiinn o:)
Ketika aku masuk kelas aku menemukan sepucuk surat dengan amplop berwarna pink,tulisannya khas anak cowok. Begini isi suratnya

To : Valentine Crisandra
Happy Birthday Alee,semoga panjang umur dah sehat selalu :)),oh ya happy Valentine daay ya Alee.Pulang sekolah kamu tunggu aku di Lapangan sekolah,tepat di tengah lapangan sekolaaaah,see you aleee (:

Siapa sih ini cowok? Jail banget deeeh -___-..Hari ini berlalu sangat cepat.Tak terasa sudah pulang sekolaah.

"Temuin nggak ya ini cowok?",gumamku dalam hati,dan kuputuskan aku kan menemuinya.
Ketika aku turun dari tangga bak seorang cinderella,aku di sambut dengan meriah suit-suitan membahana,ada apa sih ini?
Dan kulihat di tengah lapangan adaaa,eh itu kan Iqbaal,apa dia yang mengirimi aku surat?
Rasa niatku menemui cowok itu buyar sudah,di ganti dengan kemuakan dalam hatiku,aku begegas meninggalkan lapangan sekolah.
Ketika aku melintas,Iqbaal melihatku dengan sorot mata lembut,seperti bukan Iqbaal.Cepat-cepat aku berlalu,tetapi tangan Iqbaal menarikku mundur.
"Eiiitttss kamu mau kemana?",tanyanya
"Apaan sih lo Bal!",ucapku menepis tangan Iqbaal dengan kasarnya.
Iqbaal hanya menatapku,lalu memandang ke seluruh penjuru sekolaaah,lalu berteriak."Valeeeeeeeeeeeeeeen I loveeeeeeeeee uuuuuuuuuuuuuuu"
Aku terperangah mendengar ucapannya.lalu berkata setegas mungkin."Bal akting lo oke! Patut di acungin jempol,and by the way udah syutingnya?!"
Iqbaal tidak menjawab pertanyaanku melah menatapku dengan tatapan heran.Buru-baru aku pergi.
Tapi tangan Iqbaal menarikku mundur,dan membisikan sesuatu di telingaku.Suaranya jerniih banget."Valentine Crisandra aku serius"
Wajahku merah padam,aku hanya diam,membeku,Iqbaal masih menggenggam tangaku dengan eratnya lalu terdengar suara orang nge-rapp.
"S to be A to be Y SAY
oh my girl give me a chance
kau gadisku sa sa sayang
harapanku di tanganmu
our our our ei o
let me the last forever
jangan pernah kau tinggalkan aku
baby because my heart is yours",waw itu kan kak Reza,anak kelas XII-IPA 3,dia ngerapp,waw aku nggak nyangka!

Iqbaal menatapku,lalu dia membungkukan badanya di depanku,mengenggam tangaku,lalu memberikan sekuntum mawar putih,bunga kesukaanku
Lalu berakata."Valentine Crisandra,would u be my girl Friend?",tanyanya
"Trima-trima",koor Aldi,Kiki dan babas,dan semua anak mengikuti sambil bertepuk tangan.dan aku menjawab."Yes I will" sontak semuanya bersorak riuh.

.
.
.
ENDD --
Sorry kalau gaje,maklum penulis abal-abal

Cinta tidak harus memiliki

Hai kenalin namaku Violina Risandra Winata,nama panggilanku Viol,aku bersekolah di SMA Kesatuan bandung,aku mempunyai kakak bernama Handi Morgan Winata.
Oh ya aku ingin cerita aku suka banget sama kakak kelasku bernama M.Ilham Fauzi,sejak MOS pertama berlangsung,dan kebetulan dia menjaga kelasku,bersama Kak Feby,Kak Dicky,dan Kak Zlfah.
Yang membuat suka kepada kak Ilham gayanya yang cool banget itu,jago kempo.Sebenarnya kak Dicky tidak kalah gantengnya,entah kenapa aku lebih menyukai kak Ilham.
Kak Ilham selama menjaga MOS ia tidak banyak bicara,sedikit saja jika kelas MOS mulai sepi.

***

"Hei liatin siapa tuuh..",goda Kika,aku langsung tersentak kaget.Oh ya kenalin sahabatku yang ku peroleh waktu MOS namanya Rafika Kirana,seharusnya ia di panggil kaki,tapi karna kedengaran seperti nama organ tubuh,jadi ia di panggil Kika
"Liati kak Ilham?",tanyanya
Aku hanya mengagguk,dia benar aku sedang memperhatikan kak Ilham,ia sedang bermain basket bersama teman-temannya,dengan ceria,sekilas ia melirikku,aku kaget,jantungku berdegup kencang,'udahlaah Viol dia nggak mungkin liatin kamu',ucapku dalam hati.
"Kenapa sih lo suka?orangnya cuekan gitu,baikkan juga kak dicky",ujar Kika dengan mata menerawang,yup Kika menyukai Kak Dicky sejak MOS berlangsung,entah kenapa di suka dengan kakak behel imut itu

***

Ketika istirahat berlangsung aku tidak sengaja melihat kak Dicky dan Kak Zlfah sedang duduk berdua di meja kantin,dan yup Kika juga pasti melihat karna dia melongo sama sepertiku.
"Cie elaaaaaahhh,malu-malu ikaaan",suara itu sangat khas seperti suara kak Ilham,dan bener saja yang menyeletuk itu Kak Ilham.
Kami berdua duduk di bangku yang 2 di belakangnya meja kak Ilham,kak Feby,Kak Dicky,dan Kak Zlfh.Mereka ber-4 sedari tadi tertawa terus,akibat lelucon yang di lontarkan dari mulut kak Ilham.
Aku tidak terlalu memperhatikan Kika,kalau aku tidak salah mata kika menatap nanar ke arah siomay yang sedari tadi dipotong-potong tidak jelas,aku pun menyenggolnya,ia pun tersentak kaget."Eh kenapa?",tanyanya
"Lo kenapa?",tanyaku
"Gue emang kenapa Viol?",tanyanya
"Lo envy ya sama kak dicky sama kak Zlfh?",tanyaku sambil menyikut pinggangnya
"Hah? Envy? Gue? Enggak laaaah",jawabnya ringan tetapi matanya tetap mentap nanar.
"Udah laaa nggak usah boong deh dari gue Ki,kita udah temenan lama banget",ujarku
Kika pun hanya Diam

***

Singkat cerita ...
Sudah 1 tahun aku jatuh cinta secara sepihak kepada kak Ilham,setiap hari aku memperhatikannya,dan selama itu pula aku melihat kedekatannya dengan Kak Feby.
Aku mengira mereka hanya bersahabat,sampai pada suatu hari ketika kak Feby dan Kak Ilham,sedang duduk di bangku taman sekolah,tiba-tiba kak dicky dan kak Zlfh datang,mereka berdua meneriakkan."Happy anniversarry"
Ha?! Apa anniversarry?! Apa mereka sudah berpacaran? Aku tidak menyangka,jadi selama MOS berlangsung kak Ilham dan kak Feby sudah berpacaran?!,dan eh tunggu,sekarang kan tanggal 02.02.2012,jadi mereka sudah berpacaran selama 1 tahun!
Aku tidak kuat menahan air mata yang membendung di pelupuk mataku,hatiku hancur! Jadi selama ini apa pengorbanan ku sia-sia?
Aku menutup mataku dengan kedua telapak tanganku,dan menangis tersedu-sedu,ketika itu ada yang menepuk pundakku,aku mendongakkan kepalaku,ternyata itu Kika,langsung saja ku peluk dirinya.
"Lo kenapa Viol ?",tanya Kika sambil menepuk-nepuk pundakku.
Dia melihat arah yang kulihat,lalu ia tersenyum."Gue udah tau lama,gue nggak mau persaan lo ancur kaya gue Viol,tapi lo bisa harus terima.dan lo juga harus tau Cinta itu tidak harus memiliki,mungkin aja nanti,lo dapat yang lebih baik dari pada dia..",ucap Kika pelan.
Dan semenjak saat itulaah aku melupakan kak Ilham,dan sekarang aku berpacaran dengan Kak Bisma,sahabat kak Ilham,dan bahkan aku bersahabat dengan kak Ilham,walau terkadang hati ini hancur melihat mereka berdua :').

END...
Maaf gaje,lagi galau -__-v

Jumat, 20 Januari 2012

haloo cemaanssss :)),para sm*shblast,khususnya rezalways,saya bawa cerpen nih,nggak tau bagus apa nggak :)) cekidoth aja laaah


"Rezaaaaaaaaaaaaa",teriakku
Deg! Aku terbangun dari mimpi burukku,aku bermimpi Reza berjalan menuju gerbang putih,ketika aku hendak mengejarnya,tiba-tiba saja aku di hadang pria berbadan besar,dan tiba-tiba saja aku terbangun dari mimpi ku itu


***

"Eh napa tu muka lo pucet banget",tanya Keyla
"Gue mimpi buruk key,gue takut",jelasku,sambil membaringkkan kepala ku di atas meja
"Lo kenapa?",tanya keyla sambil memegang pundakku
"Gue mimpi key,eja ninggalin guee",ujarku mulai meneteskan air mata
M.Reza Anugrah,nama lengkapnya,dia pacarku,kami sudah berpacaran sejak 1 tahun lalu tepatnya tanggal 14.02.2011,dan beberapa hari lagi hubungan kami,resmi 1 tahun.
"Nggak mungkin laah,dia nggak mungkin ninggalin lo,lebih baik lo possitive thingking aja ya..",ujar Keyla
Aku hanya mengagguk,dan menelungkupkan kepalaku.


***

"Ehmm"
"Lo udah sadar?",tanya keyla
"Loh emang gue kenapa?",tanyaku dengan raut wajah bingung
"Lo pingsan tau.."
"Ah masa sih?",tanya ku tidak percaya
"Iya kamu pingsan",Reza yang menyahutku
"Kok kamu ada di sini?",tanyaku
"Emang nggak boleh?",tanya Reza dengan 1 alis di naikkan
"Nggak sih cuma nanya doang",jawabku
"Udah mendingan lo istirahat dulu,jangan banyak gerak,gue kekelas dulu yaa,bye",ujar Keyla meninggalkanku di ruang UKS bersma Reza
"Bep,kalau aku tinggalin kamu gimana?",tanya Reza tiba-tiba,pikiran ku bekerja,apakah mimpi semalam itu pertanda,dan sial!aku ingin menangis,tapi aku berusaha tidak menangis,dan itu tidak berhasil,akhirnya aku menangis juga.
Reza beranjak dri tempat duduknya,mendekat kepadaku,lalu menghapus air mataku,"hey,aku hanya bertanya."
Aku tersenyum,berusaha tidak menangis,"iya aku tau kok kamu cuma bertanya,tapi kok kayaknya serius banget sih?",tanyaku
Sebenarnya aku ingin bercerita tentang mimpiku itu,tapi ku urungkan saja niatku.
"Nah gitu donng,senyum biar tambah cantik",ujar Reza nyengir,"eh ngomong2 4 hari lagi kita anniv loh",kata Reza mengingatkan
"Iya-ya,enaknya kita kemana?",tanyaku
Reza bukannya menjawab malah membekap hidungnya,"aku pergi sebentar ya",ujarnya suaranya sengau karena dia membekap hidungnya.Aku hanya mengagguk,dan Reza pun pergi. Ada apa dengan Reza?,pikirku.


***

"Ehh lloooo ikat rambut kuda",teriak seseorang,karna aku merasa mengikat satu rambutku ala ekor kuda,akupun menoleh.
"Eh gue punya nama tau!",ujarku sewot
"Iya sorry-sorry,lo pacarnya Reza?",tanyanya
"Iya kenapa?",tanyaku
"Lo tau Reza ....."Ujarnya terpotong
"Tau apa?",tanyaku penuh rasa ingin tahu
"Ah nggak lupaiin,gue pergi dulu",ujarnya lalu bergegas pergi
"Dasar orang aneh",batinku
"Heeey",seseorang menepuk pundakku
"Eh za",ujarku kaget
"Kenapaa?",tanyanya
"Ng..nggak apa-apa kok",jawabku berbohong
"Oh ysdh pulang bareng yuk",ajak Reza
"Oh ayok.."
Sepanjang perjalanan aku hanya diam,biasanya Reza membuka pembicaraan,tetapi kini ia lebih memlih diam,tatapannya fokus pada jalanan.

----> In my house

"Makasih ya Za",ujarku
"Iya sama-sama,eh kamu belum jawab pertanyaanku loh",ujarnya
"Yang mana Za?",tanyaku
"Ah udahlah lupaiin laaah.....",ujar Reza,lalu melajukan mobilnya pergi.Dan aku masih terbingung-bingung.
Ketika aku tiba di ambang pintu,tiba-tiba saja pintu terbuka dan munculah seorang gadis,anak kuliahan,dengan tanktop kuning cerah,dan bawahan rok pendek melebar ala seragam anak-anak jepang.
"Kaaak Pricilee",ujarku,merasa surprise kedatanga η kaka sepupuku,sekaligus sahabatku
"Iyaaa kaggeeeettt yaaa",ujarnya,kak Pricile ini cantik,tinggi,putih,dan sikapnya ini selalu ceria.
"Ia laah kak,kakak sama siapa kesini?",tanyaku
"Biasa...",jawabnya
"Siapa dong kak?",tanyaku lagi
"Masuk aja,kedalam dan liat siapa yang ada di ruang tamu",ujar kak Pricile,aku pun bergegas keluar tamu,daaan di ruang tamu ada .. Sesuai dugaanku,kak pricile bersma pacarnya kak Bisma,"kak Bisma",ujarku
"Eh hai,udah pulang? Tadi kakak mau jemput,eh kamunya udah pulang",ujar kak Bisma,lalu aku duduk di sampingnya,Kak Bisma ini orangnya baik banget,udah gittu cakepnya itu lo (masih cakep Reza).
"Dianter siapa?",tanya kak Bisma
"Sama Reza kak",jawabku sambil membuka majalah di depanku.
"Reza Anugrah?",tanya kak Bisma
Aku mengagguk."Kakak kenal?",tanya ku
Kak Bisma pun mengangguk."Kakak kenal banget sama dia,kamu tau kalau reza punya ...",ucapan Kak Bisma menggantung
Aku menutup majalahku."Punya apa kak?",tanyaku
"Ah udahlah lupaiin..",ujar Kak Bisma,"kakak pergi dulu ya,ada kuliah nih byee",pamit kak Bisma
"Ada yang di sembunyiin",batinku lalu aku bergegas menuju kamarku. Di kamarku aku berganti pakaian dan segera meng-sms keyla.
From : (nama Kalian)
Keyla,gue bingung nih
From : keyla
Bingung apaan sih?
From : (nama Kalian)
Kayaknya Reza ada nyembunyiin sesuatu deh dari gue Key
From : Keyla
Kita seledikin aja besok,okeeh,pulsa gue abis byee

Dasar keyla bisa aja boong,tadi dia kan aku temenin beli pulsa 50rb kok bisa abisnya cepet banget.

Tiba-tiba ada yang mengetuk pintu kamarku,tok..tok..tok
"Masuk",ujarku
Handle pintu pun bergerak,oh ternya kak priclee
"Ada apa kak?",tanyaku
"Ngak apa-apa sih",jawab kak Pricile ia duduk di sebelahku
"Kak,aku bingung deh kak",ucapku
"Bingung kenapa?",tanya Kak pricile
"Kayaknya ada yang di sembunyiin dari aku"
Kak Pricile menatapku,"sembunyiin apa?"
"Masalah Reza kak,kayaknya dia ada nyembunyiin sesuatu dari aku tapi aku nggak tau kak",ujarku
Kak pricile hanya menatapku,lalu aku menceritakan mimpi ku itu,"aku mimpi kak,Reza itu jalan di ke gerbang putih kak,ketika aku mau nyusul dia,aku dihadang pria berbadan besar kak,tau-tau aku udah kebangun kak",ujarku kini sudah bercampur air mata.Kak pricile memelukku,"aku takut kak,aku takut Reza ninggalin aku kak",ucapku,kak pricile membelai lembut rambutku,"maybe that's not Impossible ,but you must possitive thinking",ujar kak Pricille
"Thanks kak",ujarku menghapus airmataku.
"Udah jangan nangis ya sayang"
"Tapi kak,kak Bisma tau kak tentang Reza,kakak bisa bantu?",tanyaku
"Iya kakak,akan tanyakan pada Bisma,udah kamu tidur dulu supaya persaan mu enak",ujar Kak pricile,aku menurut aku pun tidur.


***

Sudah seharian ini Reza tidak terlihat,ketika ke kelasnya,teman-temannya mengatakan ia tidak turu sekolah,ada apa sih dengan Reza?
Seharian ini aku habiskan dengan melamun,penjelasan gurupun tidak aku perhatikan.
Ketika aku sms Reza tidak membalasanya,Reza kamu kemana sih?
8 jam di sekolah,kerjaan ku hanya melamun,melamun,dan melamun,penjelas guru tidak masuk ke otak,pikiranku hanya tertuju pada Reza.
Dan saat sebuah sms masuk,membuat ku shock!
From : Kak Pricile
De,kakak kasih tau ya,tapi kamu jangan nangis,nggak boleh nangis,Reza punya penyakit de..
From : (nama Kalian)
Penyakit apa kak?
From : Kak pricile
Kangker de :')


Apa?! Reza sakit kangker? Kenapa dia nggak kasih tau aku? Kenapa aku harus tau dari orang lain!

Tiba-tiba saja mataku menjadi berat,penglihatanku menjadi putih tubuhku terasa berat.
Dan tau-tau saja aku sudah berada di kamarku,terlihat mamaku yang tertidur di sebelahku bersama kak Pricile,aku bangkit dari tempat tidurku,ketika aku keluar kamarku yang terhubung langsung pada ruang tamu,ada Kak Bisma dan Reza yang sedang tertidur di Sofa.

Reza terbangun dari tidurnya,ia melihatku,aku tak. Habis fikir tadi ia hanya tertidur sementara,bagaimana besok.....,ah! Air mata ini menetes lagi.
Reza tersenyum kearahku,lalu ia mendekat kepadaku.

"Hey,kamu sudah sadar? Kok nangis sih?",tanyanya sambil menghapus air mataku
"Za aku mau ngomong sama kamu",ujarku
"Mau ngomong apa?"
"Kamu jawab ya jujur ya Za?".Reza pun mengangguk
"Kamu punya penyakit apa Za?",tanyaku dengan suara bergetar
Wajah Reza mendadak tegang,lalu ia menatapku dengan tatapan mata yang sulit di artikan,"ia aku punya penyakit",jawabny lirih
"Penyakit apa Za?",tanyaku sudah bercampur air mata
"Maaf aku nggak bilang ke kamu maaf banget,aku nggak mau kehilagan kamu,aku nggak mau kamu nangis gara2 aku,aku nggak mau kamu khawatir sama aku,maafin aku",ujar Reza
"Iya Za ngak apa-apa kamu udah jujur aja aku seneng..",ujarku
"Aku punya penyakit kangker,kata dokter umurku tinggal 2 hari lagi,tepatnya tanggal 14.02.2012",kata Reza
"Kamu harus kuat Za,aku yakin kamu bisa kok",ujarku meyakinkan Reza,dan Reza memelukku,
"Ya tuhan,kuatkanlah Reza,jangan ambil nyawanya,dia orang yang baik ya tuhan",batinku.


Percepaaaat 2 hariiii

Hari ini Reza berjanji akan mengajakku jalan-jalan tetapi tidak biasanya Reza terlambat,aku pun menunggunya,tidak lama ada SMS masuk
From : Reza
Kayaknya aku telat kamu duluan aja
From : (nama kalian)
Oh oke
Setelah itu tidak ada sms balasan dari Reza,aku pun bergegas ke tepi danau,danau itu yang menyaksikan kisah cintaku dan Reza,di situ Reza menembakku pada saat matahari terbenam.
---> di tempat lain

"Maah Reza mau jalan sebentar",ujar Reza
"Kamu sakit Reza"ujar Mama Reza
"Tapi Reza ada janji",ujar Reza masih berkeras
"Apa kamu yakin?",ujar Papa Reza
"Iya pah,mah Reza yakin,izinkan Reza mah,pah",ujar Reza dengan wajah memelas
"Ya sudah mamah izinkan,tapi kamu harus di antar sama Ilham adikmu",ujar Mama
"Iya ma terserah",ujar Reza,Reza pun bersiap-siap,sedangkan Ilham sudah stay di Mobil.
Mobil silver itu pun melaju cepat ketika Reza sudah menaikki mobil.
"Nah di sini Ham",ujar Reza
"Yakin lo bang?nggak mau gue anter,sumpah muka lo tu pucet banget",ujar Ilham cemas
"Iya gue yakin Ham,pokoknya habis gue tepatin janji gue,gue siap kok diambil nyawa gue",ujar Reza sambil tersenyum,senyum tegar,Ilham yang mendengar itu hanya tersenyum sedih.
Reza berjalan tertatih-tatih,karena kepalanya yang pusing,Reza tetap memaksakan berjalan menemuiku,Reza melihatku duduk di dekat danau itu.
"Heey",reza memanggilku
"Hey Reza",ujarku menghampiri Reza
"Za muka kamu pucat banget,kamu kenapa?",tanyaku cemas
"Aku ng..nggak apa-apa kok.."
"Nih",ujarnya sambil memberika sebuket bunga mawar segar
"Makasih ya Za"

Reza pun memelukku erat sekali,pelukan itu sangat lama,aku merasa tubuh reza seperti bertopang kepadaku,semakin berat-berat dan berat,aku pun terduduk akibat beranya tubuh Reza,aku melihat wajah Reza yang pucat tetapi tersenyum itu,aku pun menggoncang tubuh Reza,"za bangun za,Rezaa,jangan tinggalin aku Za!",ujarku
"Tolong-tolong",teriakku meminta tolong
Segera orang berdatangan membantuku dan Reza.
Salah satu orang menelfon ambulans,dan tidak lama ambulans datang,tubuh Reza di bawa ke ambulans,aku pun segera menyusul kerumah sakit.


--> hospital's

Ketika aku sampai di rumah sakit,ternyata ibunya Reza lebih dulu sampai.
Akupun segera menghampiri ibunya Reza."Tante ..",ujarku
Ibunda Reza segera memelukku,dan berkata,"makasih ya Nak,karna kamu Reza bertahan selama ini,karna kamu Reza punya tekad untuk menjalani hidupnya"
Ibunda reza melepaskan pelukannya,"terimakasih sekali lagi ya"
Aku pun hanya mengagguk dengan penuh air."Iya sama-sama tante"
"Temui reza di ruang ICU,pasti dia mencarimu :')",ujar Ibunda Reza,aku pun mengangguk dan segera berlari ke arah ruang ICU,ketika aku membuka pintu,aku melihat di tubuh Reza di pasang berbagai alat-alat yang aku tidak ketahui,kecuali 1 alat pendeteksi jantung yang menandakan kondisi jantung Reza sedang lemah.
Aku mengahampiri Reza,dan Ia masih bisa tersenyum dalam keadaan seperti itu,aku berharap itu bukan senyum terakhir untukku,ku mohon .
"Hay",sapa Reza nyaris tak kudengar
"Ha.-hai Za",ucapku tersenda-sendat karna menangis
"Maaf ya aku telat kasih tau kamu kalau aku punya penyakit ini,coba aja kalau aku bilang dari dulu,pasti kamu nggak nangis kayak gini ",ujar Reza
Aku meletakan jari telunjukku di bibir Reza,"sst kamu nggak boleh ngomong kayak gitu,kita emang udah di satukan Za"
Reza menggenggam erat tangan ku,aku pun membalas genggamnya,tangan Reza begitu dingin,seolah2 nyawanya sebentar lagi diambil dan aku tidak mau itu,aku berdoa untuk reza,"ya tuhan tolong,jangan ambil Reza tuhan,dia anak yang baik,berikan dia kesempatan untuk hidup,untuk mewujudkan mimipi-mimpinya,aku mohon ya tuhan seandainya engkau mengambilnya ambilah aku juga,aku tidak bisa hidup tanpanya ya tuhan ku mohhoon"
"Aku cuma mau bilang I always heart you",ujar Reza dan matanya tertutup perlahan,gengaman tangan reza terlepas,dan alat pendeteksi jantung berubah menjadi datar,dan hari ini berarti,Besok dan selamanya,aku tak akan menemukan senyumnya lagi,candanya lagi,dan sosok cerianya.aku pun menangis sejadi-jadinya.


***

Hari ini hari pemakaman Reza,suasan duka menyelimuti pemakaman hari ini,aku pun tak kuasa membendung air mataku,aku tidak kuat kalau harus di tinggal Reza.
Pemakaman selesai,tetapi masih meninggal kesedihan yang mendalam,terlebih lagi diriku,aku tidak dapat menahan air mataku.Awalnya aku tidak ingin pulang karna dipaksa kak pricile dan kak Bisma akupun meninggalkan pemakaman


***

Detik berganti detik,menit berganti menit,jam berganti jam,hari berganti hari,bulan berganti bulan.dan tahun berganti tahun.
Sudah 2 tahun reza meninggalkan kami semua,selama itupun hidupku penuh kesedihan,walaupun semua orang berusaha menghiburku,aku pun mengharhai usaha mereka,aku berusaha terseyum padahal hatiku sakit,aku berusaha tertawa tetapi hatiku menangis.
Hari ini aku ingin pergi sendiri kepemakaman sehabis pulang sekolah.awalnya teman-teman ingin ikut,tapi aku melarangnya karna aku ingin sendiri dulu.


--> pemakaman

Aku masih berpakain seragam SMA ketika pergi kemakam aku membawakn sebuket mawar merah kesukaan Reza.
Aku meletakkan bunga mawar itu di atas nisan Reza."Hai Za gimana kabar kamu?",tanyaku dengan dengan air mata,entah sudah berapa ribu bulir air mata yan tumpah sejak aku datang ke pemakaman ini
"Aku kangen sama kamu Za..,kenapa kamu ngggak bilang kalau kamu itu dulu ...",ucapku tersela akibat ada yang menepuk bahuuku dan Reza! Ada di belakangku.
"Reza",ujarku dengan suara terthan
"Kamu kenapa nangis sih?",ujarnya sambil menghapus air mataku.
"Aku kangen sama kamu",ujarku kini dia memelukku
"Aku mau kut kamu zaa",sambungku
"Itu nggak mungkin",ujarnya tersenyum
"Masa depan kamu masih panjang..kita bukan romeo dan juliette,kamu bukan juliete yang harus menyusul romeo menegak racun itu,kamu harus jadi orang yang berhasil,cari penggati ku aku yakin,kamu menemukannya kok ",ujar reza
Dan tiba2 semuanya menjadi hitam,tau-tau aku sudah berada di kamarku
“aku kenapa?”,tanyaku ketika sudah sadar.
“kamu sudah sadar?”,tanya Ka Bisma
“loh memang aku kenapa?”,tanyaku lagi
“kamu pingsan tau”,jawab Keyla
“masa sih?”,tanya ku tidak percaya
“iya kamu pingsan tau”,ujar kak pricille
                Aku termenung sejenak,apakah ini pertanda,bahwa reza ingin aku melupakannya?kalau iya aku akan berusaha mencari penggatimu Za,I always I heart you za :)

Photoset : Persisam kalahkan Persib :))

Persisam Putra Samarinda berhasil mengalahkan Persib Bandung, Selasa sore di Stadion Segiri Samarinda. Kemenangan ini menjadi berarti bagi Persisam, pasalnya setelah laga ini Pesut Mahakam akan bertemu dengan Persiba Balikpapan di Balikpapan, 21 januari 2012. Dan berikut beberapa kejadian yang berhasil diabadikan Fachrul Bachrie Pratama, photografer Pusam Cyber.

Perseteruan dalam aroma fair play --> 

Persisam in parangtritis




hehehe cuma segini nih Fotonya XD,persisam in parangtritis

About Samarinda

Infrastruktur

Layanan jaringan telepon di Kota Samarinda dilakukan oleh PT. Telkom Kandatel Kota Samarinda. Prasarana jasa telekomunikasi di Kota Samarinda bisa dikatakan masih kurang meskipun setiap tahunnya mengalami peningkatan pelayanan. Selain itu, semua penyelenggara layanan jaringan telepon bergerak telah ada di kota ini.
Kebutuhan listrik Kota Samarinda dipenuhi oleh PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) Wilayah VI Cabang Samarinda. Perkembangan produksi listrik di Kota Samarinda mengalami peningkatan terus tiap tahun.
Jaringan jalan yang ada di Kota Samarinda merupakan bagian dari sistem transportasi regional yang menghubungkan Kota Samarinda dengan kota/kabupaten lain di provinsi Kalimantan Timur. Sebagaian besar jalan yang ada di Kota Samarinda sudah memiliki permukaan yang beraspal dengan kondisi baik.
Daerah pelayanan air bersih di Kota Samarinda dibagi dua yaitu: Samarinda Ulu - Samarinda Ilir serta Samarinda Seberang. Kebutuhan air bersih ini dipenuhi oleh PDAM Kota Samarinda dengan air baku dari Sungai Mahakam melalui 5 buah intake. Kelima intake itu adalah Gajahmada, Karang Asam, Teluk Lerong, Loa Kulu dan Samarinda Seberang.

Potret Kota samarinda lagi malem
.
.